September 17, 2021 By shanghaimonthly.info 0

Selain kehamilan, Ini Fungsi Lain Pemeriksaan USG

Selain kehamilan, Ini Fungsi Lain Pemeriksaan USG

Kebanyakan orang beranggapan bahwa metode USG ini hanya ditunaikan untuk mengecek kondisi kehamilan, seumpama memeriksa style kelamin bayi. Padahal, metode pemeriksaan ini mampu dipraktikkan untuk tujuan lainnya, layaknya mengidentifikasi penyakit-penyakit yang bisa saja terlihat terhadap anggota organ di dalam tertentu.

Jenis-jenis USG

Bahkan langkah jalankan pemeriksaan USG pun tidak hanya berbentuk eksternal saja, tetapi juga ada yang berjenis internal. Untuk lebih jelasnya, berikut bagian jenis-jenis USG:

1. USG eksternal manfaat usg
Ini merupakan style yang paling banyak diketahui oleh orang awam. Jenis inilah yang persis bersama pemeriksaan kandungan. Pemeriksaan USG eksternal melibatkan sebuah alat bernama probe. Alat ini mendeteksi kondisi organ di dalam melalui gelombang nada terhadap kulit. Bukan hanya terhadap kandungan, metode ini juga mampu ditunaikan terhadap pemeriksaan ginjal, hati, jantung, dan organ tubuh lainnya.

2. USG internal
Jika USG eksternal jalankan pemeriksaan dari luar tubuh, maka sebaliknya USG internal mengecek tubuh dari dalam. Salah satu praktik USG style ini yang banyak ditunaikan adalah USG transvaginal. Probe berukuran kecil dimasukkan ke di dalam rongga vagina untuk mendapat deskripsi kondisi rahim, panggul, dan indung telur.

3. USG endoskopi klinik kehamilan jakarta dan bekasi
USG style ini biasa ditunaikan sementara pemeriksaan organ tubuh anggota atas. Praktiknya hampir sama layaknya USG internal, yaitu jalankan pemeriksaan bersama memasukkan alat periksa ke di dalam tubuh pasien. Pada USG endoskopi, alat yang biasa digunakan berbentuk selang yang dimasukkan melalui mulut. Tujuannya adalah untuk memeriksa kondisi kerongkongan sampai lambung pasien.

Untuk mengawali pembahasan mengenai USG ini, ada baiknya kita pilih topik yang sudah umum diketahui yaitu USG kehamilan. Seperti apa prosedur USG kehamilan bekerja? Simak penjelasan berikut.

Bagaimana Proses Pemeriksaan USG Kehamilan?

Prapemeriksaan klinik usg terdekat
Pada tahap ini, dokter bakal mensyaratkan lebih dari satu hal kepada pasien. Yang pertama, pasien disarankan minum banyak air putih kira-kira 1-2 jam sebelum pemeriksaan. Tujuannya supaya kantung kemih si ibu hamil penuh supaya deskripsi kondisi janin dan alat reproduksi tampak bersama jelas.
Selain itu, dokter juga bakal menanyakan mengenai pola makan dan mengkonsumsi obat-obat yang kamu jalani menjelang pemeriksaan. Data dari pertanyaan-pertanyaan ini bakal menolong dokter mendiagnosis kondisi rahim sang ibu hamil.

Saat pemeriksaan
Tahap ini merupakan tahap inti. Dokter bakal menyuruhmu berbaring dan mengoleskan gel khusus di perutmu. Fungsi gel ini adalah untuk mengurangi gesekan kulit perut dan probe. Setelah itu, probe bakal digerakkan ke lebih dari satu area perut. Alat ini menyebar gelobang nada frekuensi tinggi. Organ-organ di di dalam tubuh memantulkan frekuensi ini jadi sinyal. Sinyal inilah yang membuahkan gambar kondisi internal rahim di layar komputer.
Pascapemeriksaan
Setelah semua prosedur pemeriksaan selesai, dokter bakal menganalisis hasil pantulan sinyal berbentuk gambar yang tampil di layar komputer. Biasanya, tidak diperlukan sementara lama bagimu untuk mengerti hasil pemeriksaan.
Selain Kehamilan, Kondisi Apa Lagi yang Memerlukan USG?

Seperti yang sudah dijelaskan, USG bukan hanya diterapkan untuk mengecek kondisi kandungan. Lebih dari itu, metode pemeriksaan ini juga bermanfaat untuk mendeteksi kelainan penyakit lain di organ-organ tubuh yang lain. Ada lebih dari satu masalah kebugaran lain yang juga mampu diketahui melalui pemeriksaan ini. Di bawah ini adalah lebih dari satu di antaranya:

1. Pemeriksaan sistem kardiovaskuler
Sistem kardiovaskuler adalah sistem pembuluh darah dan jantung. Biasanya, pemeriksaan menggunakan metode USG terhadap area ini ditunaikan setelah pasien mengalami serangan jantung. Dengan USG, dokter mampu memonitor apakah jantung dan sistem pembuluh darah si pasien berada di dalam kondisi baik atau tidak.

Khusus untuk pemeriksaan pembuluh darah, yang diukur adalah kelancaran laju sirkulasi darah. Hasilnya berbentuk deskripsi berwarna merah dan biru terhadap layar komputer.

2. Pemeriksaan usus buntu
Usus buntu merupakan peradangan terhadap anggota apendiks atau usus buntu. Peradangan ini mengundang rasa nyeri terhadap anggota perut kanan bawah pasien. Namun, rasa nyeri terhadap anggota berikut tidak senantiasa artinya gejala usus buntu. Untuk memperoleh kepastian penyebab rasa nyeri tersebut, dokter mampu jalankan pemeriksaan USG. \Jika terhadap layar pc tampak ukuran usus buntu pasien membengkak, maka artinya sebenarnya benar berjalan peradangan usus buntu. Hasil pemeriksaan ini jadi awal tindakan lebih jauh yang bakal diambil alih pihak medis, contohnya pemberian obat antibiotik atau operasi.

3. Pemeriksaan saluran kemih
Saluran kemih tidak hanya seputar kandung kemih semata. Lebih dari itu, terhadap tubuh manusia, saluran ini melingkupi ginjal sampai saluran kemih. Dengan USG, dokter mampu menganalisis kelainan-kelainan yang ada di saluran ini, seumpama pembengkakan ginjal, tumor, penebalan dinding kemih, sampai kelainan testis.