April 22, 2021 By shanghaimonthly.info 0

Dimana Kuman Bersembunyi? Cari Tahu Kebenaran Tentang Kuman dan Cara Membasmi Mereka!

Kuman ditemukan pada pegangan keranjang belanja, kenop pintu, spons dapur, ruang tunggu dokter, majalah, buku, di tempat kerja bahkan di rumah kita sendiri. Anda akan terkejut menemukan bakteri dan virus di ATM, pakaian dapur basah, mesin koping kantor, keran air mancur minum, tombol lift, dan pegangan tangan eskalator.

Mesin cuci adalah tempat lain di mana orang tidak akan berpikir untuk menemukan kuman. Meskipun Anda mencuci pakaian, beberapa kuman akan tetap ada di pakaian bahkan setelah dicuci. Misalnya, Rotavirus akan bertahan hidup di kain bahkan setelah siklus pencucian. Itu bahkan akan bertahan di pengering. Mencuci kain yang terkontaminasi dengan pakaian lain akan menyebarkan kuman ke pakaian lain di mesin cuci; oleh karena itu potongan kain itu harus dicuci dengan air panas secara terpisah.

Jika Anda memiliki balita atau bayi di rumah, disarankan saat pergi ke restoran untuk menyeka kursi tinggi sebelum digunakan. Kursi tinggi di restoran dibagi di antara begitu banyak anak di siang hari dan sangat terkontaminasi. Anak-anak di bawah usia tiga tahun lebih cenderung sakit karena kekebalan tubuhnya masih belum kuat. Kuman dapat menyebabkan penyakit mulai dari infeksi H1N1 hingga MRSA. Sangat disarankan untuk sangat sering mencuci tangan, tetapi apakah itu benar-benar cukup baik? Misalnya Anda mencuci tangan dan setelah itu menyentuh kenop pintu, kini tangan Anda membawa kuman. Mencuci tangan Anda baik hanya untuk saat mereka dicuci; setelah itu Anda terkena dunia luar dari kuman.

Dianjurkan untuk menggunakan semprotan disinfektan di mana-mana. Bawalah ke tempat kerja, di pesawat, bahkan ke sekolah dan ke gym untuk melindungi diri Anda dari virus dan bakteri. Usahakan agar barang pribadi Anda bebas kuman. Periksa label disinfektan untuk setiap peringatan dan arah penggunaan. Disinfektan hijau lebih aman digunakan.

Kebanyakan disinfektan mengandung bahan kimia beracun. Bakteri membangun ketahanan terhadap bahan kimia tersebut karena itu tidak efektif. Gunakan disinfektan hijau, terdaftar di EPA (Badan Perlindungan Lingkungan), agar bakteri tidak membangun resistensi terhadap bahan aktif produk. Periksa jenis virus dan bakteri apa yang membunuh disinfektan. Beberapa disinfektan hijau mengklaim berwarna hijau tetapi mengandung bahan kimia beracun. Selalu minta MSDS (Material Safety Data Sheet) untuk memeriksa kandungan produk.

Jika Anda ingin melindungi keluarga Anda dari serangan virus berbahaya seperti COVID-19 yang berterbangan di udara dan benda-benda yang sering di sentuh segera hubungi jasa disinfektan surabaya yang handal dan profesional.